BLOG AKU ANAK INDONESIA

Cintai hasil karya anak bangsa sendiri

Tuesday, 17 November 2015

Pengertian, Definisi, dan Macam - macam Energi


DEFINISI ENERGI

       Ketika mendengar kata “energi”, mungkin yang terbayangkan adalah sesuatu yang bergerak, sesuatu yang menggerakkan, atau sesuatu yang memiliki kemampuan untuk melakukan usaha. Secara harfiah “energi” artinya adalah “tenaga”. Kalau menurut definisi dalamUndang-undang Republik Indonesia No. 30 Tahun 2007, energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja yang dapat berupa panas, cahaya, mekanika, kimia, dan elektromagnetika.
            Energi adalah kemampuan melakukan kerja. Disebut demikian karena setiap kerja yang dilakukan sekecil apapun dan sesering apapun tetap membutuhkan energi. Energi juga dapat disebut sebagai daya kerja atau tenaga, energi berasal dari bahasa Yunani yaitu energia yang merupakan kemampuan untuk melakukan usaha. Energi merupakan besaran yang kekal, artinya energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari bentuk satu ke bentuk yang lain. Menurut KBBI energi didefiniskan sebagai daya atau kekuatan yang diperlukan untuk melakukan berbagai proses kegiatan. Energi merupakan bagian dari suatu benda tetapi tidak terikat pada benda tersebut. Energi bersifat fleksible artinya dapat berpindah dan berubah.

Dari berbagai pengertian dan definisi energi diatas dapat disimpulkan bahwa secara umum energi dapat didefinisikan sebagai kekuatan yang dimilki oleh suatu benda sehingga mampu untuk melakukan kerja.


KLASIFIKASI ENERGI
Secara garis besar energi dapat dibagi dua yaitu :

  • Energi Dalam Transisi ( Transitional Energy ) Energi dalam transisi adalah energi yang sedang bergerak melintasi batas sistem2.
  • Energi Tersimpan ( Stored Energy ) Energi tersimpan adalah energi yang tersimpan dalam suatu sistem atau massa, biasanya berbentuk massa atau medan gaya, biasanya mudah di konversi menjadi energi transisi.

Secara umum energi dapat dikategorikan menjadi berbagai macam, yaitu :
  • Energi Mekanis       
       Bentuk transisi energi mekanis adalah kerja. Energi mekanis yang tersimpan adalah energi potensial atau energi kinetik.
  • Energi Listrik 
       Energi listrik adalah energi yang berkaitan dengan akumulasi arus elektron, dinyatakan dalam watt-jam atau kilowatt-jam. Bentuk transisinya adalah aliran elektron melalui konduktor jenis tertentu. Energi listrik dapat disimpan sebagai energi medan elektrostatis yang merupakanenergi yang berkaitan dengan medan listrik yang dihasilkan oleh terakumulasinya muatan elektron pada pelat-pelat kapasitor. Energi medan listrik ekivalen dengan energi medan elektromagnetis yang sama dengan energi yang berkaitan dengan medan magnet yang timbul akibat aliran elektron melalui kumparan induksi.
  •  Energi Elektromagnetik 
       Energi elektromagnetik merupakan bentuk energi yang berkaitan dengan radiasi elektromagnetik. Energi radiasi dinyatakan dalam satuan energi yang sangat kecil, yaitu elektronvolt (eV) atau mega elektrovolt (MeV), yang digunakan dalam evaluasi energi nuklir. Radiasi elektromagnetik merupakan bentuk energi murni dan tidak berkaitan dengan massa. Radiasi ini merupakan energi transmisi yang bergerak dengan kecepatan cahaya ( C )

  • Energi Kimia
       Energi kimia merupakan energi yang keluar sebagai hasil interaksi elektron dimana dua atau lebih atom/molekul berkombinasi sehingga menghasilkan senyawa kimia yang stabil. Energi kimia hanya dapat terjadi dalam bentuk energi tersimpan. Bila energi dilepas dalam suatu reaksi maka reaksinya disebut reaksi eksotermis yang dinyatakan dalam kJ, Btu, atau kkal. Bila energi dalam reaksi kimia terserap maka disebut dengan reaksi endotermis. Sumber energi bahan bakar yang sangat penting bagi manusia adalah reaksi kimia eksotermis yang pada umumnya disebut reaksi pembakaran. Reaksi pembakaran melibatkan oksidasi dari bahan bakar fosil.

  • Energi Nuklir
       Energi nuklir adalah dalam bentuk tersimpan yang dapat dilepas akibat interaksi partikel dengan atau di dalam inti atom. Energi ini dilepas sebagai hasil usaha partikel-partikel untuk memperoleh kondisi yang lebih stabil. Satuan yang digunakan adalah juta elektron reaksi.Pada reaksi nuklir dapat terjadi peluruhan radioaktif,  fisi, dan fusi.

  • Energi Termal
       Energi termal merupakan bentuk energi dasar, yaitu semua energi yang dapat dikonversi secara penuh menjadi energi panas. Sebaliknya, pengonversian dari energi termal ke energi lain dibatasi oleh hukum termodinamika II. Bentuk energi transisi dan energi termal adalah energi panas,dapat pula dalam bentuk energi tersimpan sebagai kalor laten atau kalor sensibel yang berupa entalpi.

    Berdasarkan klasifikasi ketersediaan, energi terdiri atas:
1. Energi yang Tidak Dapat Diperbarui (non-renewable resource);
2. Energi yang Dapat Diperbarui (renewable resource);

Non-renewable resource merupakan sumber daya yang persediannya sebagai input produksi sangat terbatas dalam jangka waktu tertentu, antara lain:

1. Minyak Bumi
2. Gas Bumi
3. Batubara
4. dan lain-lain

Renewable Resource merupakan sumber daya yang dapat terus-menerus tersedia sebagai input produksi dengan batas waktu tak terhingga, antara lain :

1. Panas Bumi
2. Tenaga Air
3. Tenaga Surya
4. Biofuel
5. dan lain-lain

Berdasarkan asal-muasalnya sumber daya energi bisa diklasifikasikan sebagai fosil dan non fosil.
 
       Minyak bumi, gas bumi, dan batubara disebut sebagai sumber energi fosil karena,menurut teori yang berlaku hingga saat ini, berasal dari jasad-jasad organik (makhluk hidup)yang mengalami proses sedimentasi selama jutaan tahun. Sedangkan energi non fosil adalah sumber energi yang pembentukannya bukan berasal dari jasad organik. Termasuk sumber energi non-fosil adalah sinar matahari, air, angin, dan panas bumi.

Dari segi pemakaian sumber energi terdiri atas energi primer dan energi sekunder.

       Energi yang langsung diberikan oleh alam dalam wujud aslinya dan belum mengalami perubahan (konversi) disebut sebagai energi primer. Sementara energi sekunder adalah energi primer yang telah mengalami proses lebih lanjut.Minyak bumi jika baru digali (baru diproduksikan ke permukaan), gas bumi, batu bara, uranium(nuklir), tenaga air, biomassa, panas bumi, radiasi panas matahari (solar), tenaga angin, dan tenaga air laut dalam wujud aslinya disebut sebagai energi primer. Hasil olahan minyak bumi seperti bahan bakar minyak dan LPG disebut sebagai energi sekunder. Air terjun apabila belum diolah masuk klasifikasi energi primer. Apabila sudah dipasang pembangkit tenaga listrik maka hasil olahannya, yaitu energi listrik, disebut sebagai energi sekunder. Pada dasarnya energi sekunder berasal dari olahan energi primer.

Bila dilihat dari nilai komersial, sumber energi bisa diklasifikasikan sebagai komersial, non komersial,  dan energi baru.

  • Energi komersial adalah energi yang sudah dapat dipakai dan diperdagangkan dalam skala ekonomis. 
  • Energi non komersial adalah energi yang sudah dapatdipakai dan dapat diperdagangkan tetapi belum mencapai skala eknomis.
  • Sedangkan energi baru adalah energi yang pemanfaatannya masih sangat terbatas dan sedang dalam tahap pengembangan (pilot project). Energi ini belum dapat diperdagangkan karena belum mencapai skala ekonomis. Klasifikasi berdasarkan nilai ekonomi ini bisa berbeda-beda berdasarkan waktu dan tempat. Energi non komersial atau energi baru bisa saja suatu saat menjadi energi komersial.Atau energi non komersial di suatu tempat bisa saja menjadi energi komersial di tempat lain.

       Energi diklasifikasikan berdasarkan sumber-sumber dan bentuknya.Adapun klasifikasi energi berdasarkan sumber-sumbernya terbagi menjadi dua kelompok yaitu :

   1.  Energi celestial atau income energy 

       yaitu sumber energi yang diperoleh bumi dari luar angkasa luar,umumnya sumber energi dalam kelompok ini bersifat terbaharukan(renewable energy) dan bebas polusi. Energi surya dan bulan merupakan sumber utama Energi celestial.

    2. Energi modal atau capital energy

       yaitu sumber energi yang telah ada dipermukaan atau didalam bumi. Sumber energi dalam kelompok ini ada yang bersifat terbaharukan(renewable energy) seperti energi pasang surut , energi gelombang ,otec, angin dan bebas polusi , namun ada juga yang bersifat tidak terbaharukan (unrenewable energy) seperti energi yang berasal dari hidrokarbon (minyak,batubara dan gas,energi nuklir) dan umumnya dalam penggunaanya menimbulkan polusi bagi manusia.



Sedangkan klasifikasi energi berdasarkan bentuk energi terbagi menjadi enam kelompok yaitu :
  • Energi mekanik adalah suatu energi yang dapat digunakan untuk menggerakkan benda.energi mekanik ini terbagi menjadi dua yaitu energi potensial dan kinetik. Energi potensial didefinisikan sebagai energi yang diperoleh suatu benda sebagai akibat dari posisinya dalam medan gaya sedangkan energi kinetik didefinisikan sebagai energiyang berkaitan dengan massa suatu benda akibat dari gesekan relatifnya terhadap benda lain.
  • Energi listrik adalah suatu energi yang berkaitan dengan arus dan akumulasi electron. Energi ini muncul karena adanya perbedaan muatan antara dua buah titik penghantar. Energi listrik dihasilkan oleh pembangkit tenaga listrik. Energi ini mampu diperoleh dari perubahan berbagai sumber energi seperti air, angin, panas, cahaya, dan bahan bakar fosil (kimiawi). Energi tersebut dikonversikan menjadi energi listrik melalui terputarnya turbin yang merupakan dinamo yang mampu menghasilkan medan listrik. Untuk cahaya, energi listrik diperoleh berdasarkan reaksi fotovoltaik pada permukaannya sehingga menyebabkan perbedaan muatan dan menghasilkan listrik.
  • Energi elektromagnetik didefinisikan sebagai energi yang terkait dengan radiasi elektromagnetik, energi ini tidak terkait dengan massa benda.
  • Energi kimia didefinisikan sebagai energi yang keluar sebagai hasil interaksi antar elektron dimana dua atom atau lebih berkombinasi membentuk senyawa kimia yang stabil.
  • Energi nuklir adalah energi yang keluar akibat interaksi antar partikel didalam inti atom.
  • Energi thermal didefinisikan sebagai energi yang dihasilkan dari getaran atomic danmolecular. Energi thermal merupakan bentuk energi dasar maksudnya semua bentuk energi pada point 1 sampai dengan 5 dapat dikonversikan kebentuk energy thermal. Namun sebaliknya pengkonversian energi thermal ke bentuk energi lainnya dibatasi oleh postulat kedua termodinamika.

  •     SUMBER-SUMBER ENERGI
Sumber energi dapat dikelompokkan menjadi dua kategori yaitu :

       Energi Celestial atau energi perolehan (Income Energy),  yaitu energi yang mencapai bumi dari angkasa luar termasuk diantaranya adalah energi surya dan energi bulan.Sumber-sumber energi celestial diantaranya adalah elektromagnetik, energi partikel dan gravitasional dari bintang-bintang, planet-planet dan bulan. Sumber energi calestial yang berguna energi elektromagnetik yang dihasilkan oleh matahari yang disebut denganenergi surya langsung. Energi ini pemakaiannya sangat atraktif karena sumbernya yangkontinu dan tak terhabiskan. Energi surya langsung juga menghasilkan beberapa sumber energi tak langsung yang tak terhabiskan, misalnya energi angin dan arus laut.

       Kategori kedua sumber energi adalah energi modal (capital Energy), yaitu energi yangtelah ada pada atau di dalam bumi, misalnya energi atom. Energi atom adalah energi yangdilepaskan sebagai hasil dari suatu reaksi tertentu yang melibatkan atom-atom termasuk energi nuklir dan kimia. Sumber energi modal yang lain adalah panas bumi (geotermal) yang mengejawantah sebagai uap, air panas, dan atau karang panas. Panas bumi inidilepaskan secara alamiah dalam bentuk fumarol, geyser, sumber air panas, dan letusangunung api.

  • CADANGAN  &  PEMANFAATAN  ENERGI
       Cadangan energi yang terdapat di bumi dapat dibagi atas empat kategori besar, termasuk sumber sumber yang terbaharui (renewable) atau tak terhabiskan (non depletable), bahan bakar fosil, isotop-isotop yang dapat memfisi dan dibiakkan, serta isotop-isotop yang dapat memfusi.Beberapa diantaranya, khususnya shale oil dan uranium, sangatlah tergantung pada harga pasaran bahan bakar mentah karena biaya energi meningkat, penambangan biji mutu rendah akanlebih menguntungkan.Pemanfaatan energi telah berkembang dan meningkat sesuai dengan perkembangan manusia itu sendiri. Penggunaan energi tersebut dimulai dari penggunaan otot manusia kemudian energi angin, tenaga air, dan energi panas.

No comments:

Post a comment